Kopi Luwak Artifisial Antar Mahasiswa Jember Juara di Taiwan

Rekan yang lain M. Ali Firdaus menceritakan kalau asal mula bagaimana hingga mereka menemukan serta mengembangkan kopi luwak artifisial yang mana berawal dari fakta kalau ada pro-kontra terhadap product kopi luwak.

“Penyayang hewan tak setuju sebab luwak dipaksa untuk makan kopi, ada pun juga yang meragukan kebersihan serta kehalalan kopi luwak. Di sisi lain, biaya kopi luwak cukup menjanjikan hingga banyak yang berbisnis kopi luwak,” ujar dia.

Dari hasil penelitiannya, mereka pun mencoba menemukan cara mengolah kopi sampai cita rasa serta aromanya dapat semirip mungkin dengan kopi luwak yang orisinal, kuncinya bagaimana meniru kondisi lambung luwak ketika mencerna kopi.